Diduga Uap Pertalite Tersambar Api Lilin, Toko Kelontong di Muntilan Terbakar

MAGELANG – Sebuah toko kelontong milik warga di Dusun Gejagan, Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, terbakar pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu uap bahan bakar Pertalite yang tersambar api lilin.

Peristiwa bermula ketika pemilik toko berinisial HH (32) sedang mengisi Pertalite ke dalam beberapa botol untuk dijual kembali secara eceran. Aktivitas tersebut dilakukan di dalam gudang yang berada di bagian belakang toko.

Bacaan Lainnya

Pada saat bersamaan, istri HH berinisial L berada di bagian warung dan tengah membungkus dagangan menggunakan lilin yang menyala.

Diduga, uap Pertalite yang berada di sekitar gudang kemudian tersambar api dari lilin hingga memicu kobaran api. Api selanjutnya membakar botol-botol berisi Pertalite dan dengan cepat merambat ke bagian atap gudang yang terbuat dari kayu.

Akibat kejadian tersebut, HH mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kedua tungkai. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSU Muntilan.

Kobaran api juga menghanguskan bagian gudang dan warung serta sejumlah barang dagangan. Beruntung, api tidak sampai merembet ke bangunan di sekitarnya setelah petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan relawan melakukan penanganan di lokasi.

Kapolsek Muntilan AKP Abdul Wakhid mengatakan, personel kepolisian langsung diterjunkan setelah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut.

“Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, pendataan saksi, koordinasi dengan pihak terkait serta membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, Polsek Muntilan berkoordinasi dengan Koramil Muntilan, Damkar Muntilan, serta para relawan.

Akibat kebakaran tersebut, toko mengalami kerusakan terutama pada bagian atap. Sejumlah barang dagangan kelontong juga ikut terbakar. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.

Sementara itu, polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.

Dugaan bahwa kebakaran dipicu uap Pertalite yang tersambar api lilin masih dalam proses penanganan dan pendalaman petugas.

Polresta Magelang mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan sumber api terbuka di dekat bahan bakar maupun cairan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta memastikan bahan bakar disimpan di tempat yang aman, jauh dari sumber panas atau api, serta memiliki ventilasi yang baik.

 

Pos terkait