Beda Privilege

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Beda Privilege, Putri Tanjung Dan Agus Mulyadi

Kata Om Dedy Corbuzier ketika wawancara pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong bilang kalau orang orang di Indonesia itu ramah, kecuali di TWITTER.!

Dan selang beberapa hari terjadilah huru hara di twitter, orang Indonesia memang tidak bisa dibicarakan sebentar saja, baru juga disinggung langsung dibuktikan.

Panggung Dangdut Di Tengah Pandemi

Ini soal topik Putri Tanjung yang sempat trending ramai di twitter beberapa hari yang lalu, aku sempat lihat postingan sebuah event webinar yang diselenggarakan brand dengan inisial Ruang Guru (bukan inisial namanya ini) dan pembicaranya Putri Tanjung, terus ada akun yang nge-retweet kurang lebih seperti ini “Ruang Guru selain tidak pintar bayar gaji, ternyata juga tidak pinter nyari pembicara ya” twit itu ada sebelum trending, aku sempat mikir bisa ramai ini, melihat riwayat brand itu yang kemarin kemarin sempat dirujak warga twitter apalagi ketika topik CEO mereka kemarin.

Bak ada panggung dangdut ditengah pandemi, langsung lah itu cuma selang beberapa jam aku cek twitter udah jadi ramai banget, pikirku memang orang Indonesia itu jangan dibicarakan Om Dedy mereka malah senang sekali untuk membuktikannya.

Topik yang mereka bahas tidak jauh jauh dari status privilege Putri Tanjung yang notabene anak Pak CT terus dikait-kaitkan sama quote dia yang inspiratif, ternyata itu membuat mereka gatal kalau tidak bersuara, membandingkan dengan realita yang lebih umum dialami banyak orang.

Karena twitter makin gila dan bikin jadi tambah pusing pindahlah aku ke Youtube rencana pengen nonton yang ringan ringan, tapi malah di beranda ku muncul OutCast milik Kepala Suku Mojok yang ngobrol sama mas Agus Mulyadi sang fenomenal itu.

Selama nonton itu pikiranku jadi membandingan realita antara Putri Tanjung dan Agus Mulyadi, sampai reaksi netizen pun juga tak bandingan, kok beda reaksinya ya? apa yang membuat ini jadi beda, padahal kalau dibandingkan berdasarkan sosok ya harus diakui mas Agus Mulyadi lebih ganteng (benar kan memang laki laki dibandingkan sama perempuan) dan mbak Putri jelas jauh diatas semua netizen yang kalau internetan pakai Hp Android.

Agus Mulyadi : Sedih , Tapi Lucu

Sampai aku buat kesimpulan, kalau dengar kisahnya mas Agus Mulyadi aslinya itu sedih tapi lucu gitu, mulai dari kerja menyambung benang teh yang ternyata modus bisnis MLM, jualan tuxedo, sempat terkenal gara gara JKT48 (tapi miskin lagi), terus ikut training tukang parkir sampai ketemu dewa penolong Kepala Suku Mojok buat ditawari nulis. Sedih ini ceritanya tapi jadi lucu kalau mas Agus yang cerita tidak ada sedihnya sama sekali, malah jadi kaya bercermin memang seperti ini hidup itu aslinya, banyak yang berasal dari nol banget, anak orang biasa, tidak merasakan bangku kuliah, apa lagi privilege kemewahan, tapi pelan pelan berproses dan jadi sesuatu yang lebih baik. Dan besar sebagai seorang penulis dengan penggemar yang sudah sangat banyak.

Putri Tanjung : Inspiratif, Tapi Tidak Di Percaya

Disisi lain kalau baca atau dengar cerita Putri Tanjung itu sebenarnya sangat inspiratif masih muda tapi udah memimpin banyak perusahaan besar, jadi staf presiden, anak muda yang berpengaruh. Tapi entah kenapa orang sulit percaya kalau dia beneran kerja keras untuk sampai di titik itu, beneran sedih ketika rugi 800 juta, beneran tanpa dibantuin bapaknya untuk sampai di titik ini, tapi pada tidak percaya itu kenapa? (padahal yang nulis juga sama). Oke mungkin kita ganti bukan tidak percaya tapi lebih ke pikiran ya wajar sukses, kan bapaknya saja sukses, sukses itu menurun sama halnya dengan kemiskinan.

Beda Proses, Sama Sama Menginspirasi

Kalau membandingkan memang tidak pernah akan ada habisnya, dan memang seharusnya tidak perlu dibandingkan, mas Agus Mulyadi punya jalan yang tidak mudah, penuh masalah, yang mungkin dialami banyak orang hari ini tapi kita lihat hari ini dia baik baik saja, semakin kokoh dengan citra yang dia bangun dan dia nyaman menjalaninya.

Mbak Putri Tanjung dengan segala hal luar biasa yang dicapai hari ini, sudah jadi takdir beliau jadi putri pak CT, dia tidak memilih untuk itu, sudah jadi kehendak Tuhan. Sama dengan mas Agus sudah dikehendaki Tuhan untuk melewati jalan seperti itu, kita tidak pernah tau jalan yang mau dilewati didepan, apakah jalan tol atau malah jalan ditengah sawah, tugas kita cuma jalani saja apa yang sudah dikehendaki dan kalau masih belum baik ya diperbaiki, kalau sudah baik ya jadi lebih menginspirasi dan bisa menolong orang lain

Mas Agus Mulyadi dan Mbak Putri Tanjung Kalian Orang Hebat.!

Pos terkait