MAGELANG –Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Fakultas Teknik Universitas Tidar (UNTIDAR) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Teknis Peternakan dan Pembuatan Pupuk Organik pada Jumat, 31 Juli 2026, di Posko PPK Ormawa HMTI FT UNTIDAR, Desa Tugurejo. Kegiatan yang diikuti oleh 12 warga sasaran ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan peternakan domba dan kambing yang produktif berbasis sirkular ekonomi yang ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut warga memperoleh materi mengenai teknis peternakan domba dan kambing, berbagai jenis penyakit yang umum menyerang ternak, cara perawatan dan pencegahan penyakit, vaksinasi, serta pengenalan berbagai jenis obat yang digunakan untuk menjaga kesehatan ternak. Melalui materi tersebut, warga diharapkan dapat memahami pentingnya manajemen kesehatan ternak dalam menunjang produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan.
Selain penyampaian materi, tim PPK ORMAWA juga memberikan contoh langsung terkait cara vaksinasi kambing yang tepat dan aman. Setelah diberikan contoh warga jugadidampingi untuk praktik langsung pada proses vaksinasi kambing. Pada sesi ini, warga juga mendapatkan pendampingan mengenai teknik penanganan kesehatan kambing, termasuk tata cara pemberian vitamin serta teknik penyuntikan ternak yang benar dan aman. Praktik lapangan ini memberikan pengalaman langsung kepada warga sehingga materi yang telah disampaikan dapat dipahami dan diterapkan secara lebih optimal dalam kegiatan peternakan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini Tim PPK ORMAWA HMTI juga memberikan materi terkait perternakan berkelanjutan yang selaras dengan konsep sirkular ekonomi. Sesi ini dimulai setelah praktik vaksinasi dan pemberian vitamin pada kambing, warga mendapatkan pelatihan dan pendampingan praktik pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran ternak. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada cara mengolah limbah peternakan menjadi pupuk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Sehingga perternakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Salah satu warga, Bapak Mahrur, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim PPK Ormawa HMTI FT UNTIDAR. Ia mengatakan,
“Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami tentang cara mengelola ternak domba dan kambing dengan lebih baik, serta memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk organik yang memberikan nilaitambah ekonomi.” Melalui kegiatan ini, Tim PPK OrmawaHMTI Fakultas Teknik Universitas Tidar berharap masyarakat Desa Tugurejo dapat meningkatkan produktivitas usaha peternakan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak menjadi produk yang bernilai guna. Program ini diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya melalui pengelolaan potensi peternakan lokal yang berkelanjutan.








