Magelang – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk boks dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Magelang–Kopeng, tepatnya di tanjakan Slumut, Dusun Dadapan, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.25 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini meliputi truk boks bernomor polisi B 9836 YM, sepeda motor Honda PCX bernomor polisi AA 2904 OB, serta Honda Beat bernomor polisi AA 3155 ZG.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan bermula saat truk boks yang dikemudikan W (43), warga Cengkareng, Jakarta Barat, melaju dari arah Kopeng menuju Magelang.
Saat melintasi jalan menurun dan menikung, truk tersebut diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kanan. Kendaraan berat itu kemudian menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.
Satu Korban Meninggal Dunia
Akibat benturan tersebut, pengendara Honda PCX berinisial A (30), warga Desa Losari, Kecamatan Pakis, mengalami patah tulang pada kaki kanan.
Sementara itu, pembonceng Honda PCX berinisial R (27), yang juga warga Desa Losari, mengalami cedera kepala berat. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RST dr. Soedjono Magelang, tetapi akhirnya meninggal dunia.
Seorang anak berinisial AS (4) yang turut menjadi pembonceng Honda PCX juga mengalami cedera kepala berat dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Pengemudi truk boks, W, mengalami patah tulang pada kedua kaki dan tangan kanan. Korban juga mendapatkan penanganan medis di RST dr. Soedjono Magelang.
Selain korban-korban tersebut, data awal turut mencatat satu orang mengalami luka ringan. Identitas dan keterlibatan korban tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan pendataan petugas.
Kerugian Ditaksir Rp5 Juta
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta. Petugas kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk pendataan korban dan pengamanan kendaraan yang terlibat. Penyebab pasti kecelakaan masih perlu didalami lebih lanjut oleh petugas.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Magelang–Kopeng yang memiliki sejumlah ruas menurun dan menikung.
Pengendara diimbau untuk mengendalikan kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan laik jalan demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.






