Diduga Sopir Mengantuk, Toyota Agya Tabrak Pembatas Jalan di Muntilan

Magelang – Sebuah mobil Toyota Agya bernomor polisi AA 1714 QA mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Magelang–Yogyakarta, tepatnya di depan Toko Pertanian Sumber Tani Raya, Dusun Nlepen, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pengemudi mengantuk saat berkendara hingga kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan di sisi kiri.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan awal, mobil Toyota Agya tersebut melaju dari arah Magelang menuju Yogyakarta dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk.

Akibatnya, kendaraan oleng ke kiri hingga menabrak pembatas jalan. Peristiwa tersebut kemudian dikategorikan sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.

Menindaklanjuti kejadian itu, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Magelang bersama anggota Polsek Muntilan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan sesuai prosedur kepolisian.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky, mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Apabila merasa mengantuk atau lelah, sebaiknya menepi di tempat yang aman untuk beristirahat terlebih dahulu. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbaunya.

Ia juga mengimbau pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Kepolisian mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa rasa kantuk saat mengemudi tidak boleh dianggap sepele. Pengendara disarankan berhenti di tempat aman untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan demi mencegah risiko kecelakaan di jalan raya.

Pos terkait