SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Tak Hanya Unggul Akademik tetapi Juga Mengedepankan Adab

MAGELANG — Pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai akademik. Karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan adab menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi masa depan.

Semangat tersebut menjadi salah satu hal yang dikembangkan SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, sekolah yang memadukan pendidikan ketarunaan dengan nilai-nilai Islam dan pendidikan Muhammadiyah.

Bacaan Lainnya

Berlokasi di Jalan K.R. Santri, Dukuhan Baru, Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, sekolah ini menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi orang tua yang menginginkan pendidikan kedisiplinan dan ketarunaan tanpa mengesampingkan pondasi agama.

SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring dibangun pada 2018 oleh Ranting Muhammadiyah Gunungpring. Dalam perjalanannya, sekolah tersebut telah meluluskan delapan angkatan.

Saat ini, sekolah dipimpin oleh Ust. Dwi Ehwanto, S.Pd., M.Pd.

Bukan Sekadar Mengejar Prestasi Akademik

Konsep pendidikan yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Para siswa juga ditempa melalui pendidikan ketarunaan yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepemimpinan.

Namun, ada satu hal yang menjadi perhatian penting dalam proses pendidikan tersebut, yakni adab.

Sebab, kecerdasan tanpa karakter dinilai belum cukup untuk menjadi bekal menghadapi kehidupan, apalagi adab remaja saat ini sudah memudar.

Melalui lingkungan pendidikan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, para siswa diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik sekaligus sikap dan perilaku yang mencerminkan akhlak seorang muslim.

Ketarunaan Berpadu dengan Nilai Islam

Konsep inilah yang menjadi pembeda SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring. Pendidikan ketarunaan tidak hanya identik dengan kedisiplinan, baris-berbaris maupun pembentukan fisik dan mental.

Lebih dari itu, ketarunaan dipadukan dengan pendidikan agama sehingga siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, tangguh, berprestasi dan beradab.

Kehidupan sekolah juga diarahkan untuk membangun kebiasaan positif yang dapat menjadi bekal siswa ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Delapan Angkatan Telah Diluluskan

Sejak berdiri pada 2018, perjalanan SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring terus berkembang.

Delapan angkatan telah menyelesaikan pendidikan dan menjadi bagian dari perjalanan sekolah.

Para lulusan tersebut menjadi bagian dari harapan sekolah untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai kehidupan yang kuat.

Momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, menjadi salah satu gambaran bagaimana semangat nasionalisme, ketarunaan dan nilai keislaman berjalan beriringan di sekolah tersebut.

Bagi SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, pendidikan bukan sekadar mencetak siswa yang pintar secara akademik.

Tetapi juga membentuk generasi yang tahu cara bersikap, menghormati orang lain, disiplin menjalankan tanggung jawab, serta memiliki adab dan akhlak.

Karena pada akhirnya, prestasi membuat seseorang dikenal. Tetapi adab dan karakterlah yang membuatnya dihargai.

Pos terkait