Mangunsari, Sawangan, Magelang – Desa Mangunsari sebagai salah satu desa wisata yang ada di Magelang memiliki wisata utama, yaitu Tubing Sungai. Tak hanya itu, Desa Mangunsari juga memiliki masyarakat yang kreatif dan memanfaatkan kondisi wisata yang ada dengan menciptakan suatu kerajinan tangan yang bisa menjadi buah tangan wisatawan setelah berkunjung, yakni kerajinan barang-barang dari bahan koran dan miniatur kapal phinisi dari kayu. Dua jenis kerajian dengan bahan yang berbeda ini diciptakan oleh dua pengrajin yang berbeda pula. Pengrajin koran dan miniatur kapal phinisi berbahan kayu ini sama-sama berasal dari Dusun Gadingsari yang mana masih satu dusun yang sama dengan tempat wisata Tubing.
Pembuatan kerajinan koran memerlukan bahan utama yang cukup mudah dijumpai, yaitu koran bekas. Dari koran bekas ini, bisa tercipta berbagai macam barang, seperti tempat tisu, miniatur sepeda, pigura foto, kap lampu, dan sebagainya. Sebagai contoh saat akan membuat tempat tisu, lembaran koran kertas ini digulung kecil-kecil menggunakan lidi dan direkatkan dengan lem. Gulungan-gulungan itu kemudian dipipihkan dan dibentuk melingkar seperti bentuk obat nyamuk. Lingkaran-lingkaran berbentuk seperti obat nyamuk yang sudah terkumpul banyak ini kemudian saling direkatkan lagi membentuk tempat tisu yang sering ditemui di pasaran, yaitu bisa yang berbentuk balok atau tabung. Setelah tempat tisu dan tutupnya terbentuk, maka tahapan selanjutnya adalah memplitur tempat tisu supaya lebih cantik tampilannya dan siap untuk dipasarkan. Harga kerajinan berbahan dasar koran ini dimulai dari Rp20.000,00 untuk yang paling murah dan akan semakin bertambah mahal tergantung tingkat kesulitannya.
Selain kerajinan berbahan koran, terdapat pula kerajinan berbahan dasar kayu yang dibentuk menjadi miniatur kapal phinisi. Kayu-kayu ini dibentuk sedemikian rupa menyerupai badan kapal, lalu diamplas dan diplitur. Setelah badan kapal jadi, langkah selanjutnya adalah pemasangan layar-layar yang membutuhkan tingkat kejelian tinggi karena kerumitan rangkanya. Miniatur kapal phinisi yang dibuat oleh pengrajin asal Dusun Gadingsari, Desa Mangunsari ini memiliki beberapa jenis ukuran dari yang terkecil hingga terbesar. Untuk ukuran terkecil dijual dengan harga sekitar Rp30.000,00 dan yang terbesar dapat berukuran sekitar satu meter mencapai satu jutaan. Wisatawan Tubing yang berkunjung ke Desa Mangunsari dapat membawa berbagai macam kerajinan sebagai buah tangan dan kenang-kenangan setelah berwisata dari desa sekaligus membantu meningkatkan penjualan dari masing-masing pengrajin.






