Patroli Perlindungan Hutan dan Pengamanan Hutan di Kawasan Gunung Giyanti

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Pada hari Rabu, 25 September 2024 telah dilaksanakan kegiatan patroli perlindungan hutan dan pengamanan hutan di kawasan Gunung Giyanti, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini melibatkan Dinas Kehutanan Magelang, Perhutani, Babinsa Koramil 04, Bhabinkamtibnas Kecamatan Windusari, OPRB (Organisasi Penanggulangan Risiko Bencana), penyuluh kehutanan dari CDK Jateng Wilayah IX, MPA (Masyarakat Peduli Api) Alap-alap, beberapa relawan dari masyarakat sekitar dusun, dan tim mahasiswa MBKM KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bapak Nurdin Hamzah, S. ST., selaku penyuluh kehutanan dari CDK Jateng Wilayah IX memimpin kegiatan Patroli Perlindungan dan Pengamanan Hutan di Kawasan Gunung Giyanti.

Perlindungan hutan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk mencegah dan membatasi kerusakan hutan. Pengamanan hutan adalah kegiatan meminimalisir tindak kejahatan yang terjadi di kawasan hutan. Sehingga dalam patroli perlindungan hutan dan pengamanan hutan yang diselenggarakan oleh perhutani kali ini bertujuan untuk meninjau kembali titik-titik yang ada seperti titik kumpul, jalan evakuasi, potensi bahan bakar (seresah) dan titik sumber air terdekat.

Metode yang digunakan pada kegiatan ini ialah menyusuri jalan setapak yang  dilalui oleh masyarakat dan mengitari kawasan. Tim patroli memulai perjalanan pada pagi hari dengan antusiasme yang tinggi. Sebelum melakukan patroli, Bapak Nurdin sebagai ketua patroli, memberikan pengarahan mengenai rute yang akan dilalui serta titik-titik penting yang harus diperhatikan.

“Kawasan ini berpotensi tinggi yang  mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dengan ditemukannya beberapa titik kebakaran bekas kegiatan-kegiatan camping. Setiap individu memiliki peran untuk melindungi hutan kita dari ancaman kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan melaporkan jika ada tanda-tanda kebakaran,” ujar bapak Nurdin.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut, bapak Nurdin menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan ekosistem hutan serta berharap patroli ini dapat menjadi rutinitas untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan di kawasan Gunung Giyanti. Setiap anggota tim patroli dan relawan pulang dengan rasa bangga, menyadari bahwa upaya kecil yang mereka lakukanh berkontribusi besar dalam perlindungan hutan.

Pos terkait