Magelang News – Sebuah video yang viral di media sosial X baru-baru ini memperlihatkan seorang ibu-ibu kurir yang marah-marah di depan rumah pelanggan saat bulan puasa. Insiden ini terjadi karena pelanggan menolak membayar paket COD (Cash on Delivery) senilai Rp500.000 yang telah dipesannya.
Dalam video yang beredar salah satunya diunggah oleh akun x/whoopziiy ibu kurir tampak kesal karena pelanggan tersebut disebut sudah berkali-kali memesan barang dengan sistem COD, tetapi kemudian membatalkannya begitu saja. Hal ini membuat pesanan yang sudah dikirim tidak bisa dikembalikan lagi ke toko, sehingga merugikan kurir maupun pihak ekspedisi.
Tak lama setelah terjadi perdebatan, seorang pria yang diduga suami pelanggan keluar rumah dan ikut terpancing emosi. Ia meminta ibu kurir masuk ke dalam rumah, namun ajakan itu ditolak. Situasi pun semakin memanas hingga akhirnya Ketua RT dan RW setempat turun tangan untuk menengahi perselisihan.
Dalam keputusan yang sangat bijak, kurir meski marah-marah memutuskan untuk membayarkan paket tersebut dan menjadikannya hak milik kurir sebagai bentuk kompensasi. Namun, mereka juga memberikan peringatan tegas kepada pelanggan bahwa jika kejadian serupa terulang, akan ada sanksi yang diberikan disaksikan oleh ketua RT dan RW.
Hingga kini, lokasi pasti kejadian masih belum diketahui. Namun, video ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang memuji tindakan Kurir perempuan tersebut yang adil serta menyayangkan sikap pelanggan yang dianggap tidak bertanggung jawab dalam berbelanja online.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan layanan COD agar tidak merugikan pihak lain, terutama kurir yang bekerja keras mengantarkan pesanan, terlebih di bulan puasa.







