MAGELANG – MTs Negeri 4 Magelang kembali menunjukkan inovasinya dalam dunia pendidikan. Setelah sebelumnya menggelar Festival Budaya 7 Negara bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada, madrasah yang berada di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang ini kembali mencuri perhatian melalui pelaksanaan Akhirusanah Tahun 2026 yang mengusung konsep unik dan berkelas internasional.
Digelar pada Selasa (9/6/2026), acara kelulusan tersebut tampil berbeda dengan menggunakan tiga bahasa sebagai bahasa pengantar, yakni Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Konsep ini menjadi simbol komitmen madrasah dalam melestarikan budaya daerah, mencintai bahasa nasional, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi global para siswa.
Mengusung tema futuristik, Akhirusanah MTs Negeri 4 Magelang dikemas dengan visualisasi tiga dimensi yang memukau. Perpaduan teknologi, seni, dan keberagaman bahasa menjadikan suasana acara terasa lebih hidup dan tidak biasa dibandingkan kegiatan kelulusan pada umumnya.
Prestasi akademik yang diraih madrasah ini juga semakin menambah istimewa pelaksanaan Akhirusanah tahun ini. MTs Negeri 4 Magelang, yang akrab disapa Matsanepa, berhasil masuk dalam 10 besar nasional pada Try Out TKA Edubrand tingkat MTs se-Indonesia.
Tak hanya itu, dua siswa Matsanepa berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tri Nur meraih peringkat pertama nasional, sementara Dafta Mahardika menempati peringkat kedua nasional. Pada pelaksanaan TKA 2026, MTs Negeri 4 Magelang juga berhasil menjadi MTs Negeri dengan nilai rata-rata tertinggi di Kabupaten Magelang.
Kepala MTs Negeri 4 Magelang, Yuniar Widati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata.
“Kami percaya, jika hard skill akademik dan soft skill berkembang bersama dan seimbang, akan membentuk life skill yang tangguh. Life skill inilah yang akan menjadi senjata utama murid-murid kami untuk menantang kehidupan di masa depan,” ujarnya.
Menariknya, siswa MTs Negeri 4 Magelang tidak hanya berasal dari wilayah Magelang. Banyak peserta didik yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Kondisi ini didukung oleh keberadaan sejumlah pondok pesantren di sekitar lingkungan madrasah yang menjadi daya tarik bagi para pelajar dari luar daerah.
Dengan visi “Terwujudnya generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berwawasan lingkungan,” MTs Negeri 4 Magelang terus berupaya mencetak generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa.
Melalui berbagai inovasi dan torehan prestasi yang terus bermunculan, Matsanepa semakin mengukuhkan diri sebagai “Madrasah Para Juara”, sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang siap mengharumkan nama Indonesia di masa depan.






