Kesimpulan: Tingginya angka pemuda Magelang yang merantau dipicu kombinasi masalah ekonomi dan sosial. Minimnya lapangan kerja bergaji layak, peluang pengembangan diri terbatas, serta kekurangan fasilitas hiburan menjadi alasan utama. Meskipun pemerintah telah memperkuat program pelatihan dan job fair, masih dibutuhkan waktu untuk melihat perubahan signifikan. Data dan tanggapan pejabat setempat menggarisbawahi perlunya peningkatan sinergi antara pendidikan, industri, dan kebijakan publik agar Magelang mampu menahan talenta mudanya.






