Magelang News – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Magelang melalui badan otonomnya, HIPMI Peduli, menyalurkan satu ekor sapi jenis limosin seberat 800 kilogram sebagai hewan kurban ke Dusun Jlupogunung, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, pada Minggu (8/6/2025).
Kegiatan ini merupakan kali kedua HIPMI Kabupaten Magelang menggelar program kurban. Sebelumnya, tahun lalu kurban dilaksanakan di Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur. Menurut Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Magelang, Hijrah Kurniawan, pemilihan Dusun Jlupogunung didasarkan pada hasil survei dan kajian di beberapa lokasi.
“Dusun Jlupogunung memenuhi sejumlah parameter, di antaranya rendahnya aktivitas berkurban, tingginya angka stunting, dan termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Maka kami putuskan dusun ini sebagai lokasi penyaluran tahun ini,” jelas Hijrah.
Ia menambahkan bahwa penyaluran hewan kurban ini bukan sekadar pembagian daging, melainkan bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang belum pernah merasakan hewan kurban.
“Saya berpesan kepada anggota HIPMI agar tidak hanya bermimpi menjadi pengusaha muda yang sukses, tetapi juga memiliki mimpi untuk berbagi dan memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Camat Windusari, Edi Purnomo, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan kurban dari HIPMI sangat tepat sasaran.
“Selain menyalurkan daging kurban, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang makna berkurban. Dusun Jlupogunung memang sangat membutuhkan, terutama karena angka kemiskinan dan stunting yang tinggi,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Kembangkuning, Iwan Asnawi. Ia mengungkapkan bahwa Dusun Jlupogunung merupakan salah satu dari 11 dusun di desanya yang sangat jarang melaksanakan kurban saat Idul Adha.
“Tingkat stunting di dusun ini sangat tinggi, bahkan mencapai lebih dari 50 persen. Dengan bantuan kurban dari HIPMI, tentu sangat membantu warga,” tutur Iwan.







