Garut – Sebuah video yang diunggah oleh akun media sosial Bang Helmi Bahe menjadi viral dan menyentuh hati banyak orang. Video tersebut memperlihatkan sosok Zahra, seorang pelajar MTs Al Irsyad Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, yang setiap hari membawa adiknya penyandang down syndrome dan mengalami penyusutan otak ke sekolah.
Dengan penuh kasih, Zahra merawat sang adik sembari tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar. Tak hanya itu, demi membantu ekonomi keluarga dan pengobatan adik, Zahra juga berjualan makanan di sekolah.
Dalam video yang diunggah, tampak teman-teman dan guru Zahra tidak terganggu dengan kondisi tersebut. Justru mereka memberikan dukungan. Setelah bel istirahat berbunyi, makanan yang dijual Zahra langsung diserbu oleh teman-teman dan guru-gurunya.
Kisah inspiratif ini menuai ribuan komentar dan dukungan dari warganet. Banyak yang menanyakan lokasi tempat tinggal Zahra untuk memberikan bantuan. Namun, Bang Helmi menyampaikan bahwa alamat lengkap Zahra tidak bisa dipublikasikan demi menjaga privasi dan keamanan keluarga.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi Zahra dan keluarganya kini telah mendapat perhatian dari pemerintah setempat serta pihak sekolah, dan menolak segala bentuk eksploitasi atau kepentingan politik yang mungkin menunggangi kasus tersebut.






