Ke depan, pengelolaan sampah akan mengandalkan dua metode utama, yakni Refuse Derived Fuel (RDF) dan landfill mining.
Mesin RDF memiliki kapasitas sekitar 3 ton per jam atau 30 ton per hari, dengan pembeli hasil RDF yang sudah tersedia, seperti SBI Cilacap dan Indocement.
Sementara landfill mining digunakan untuk mengolah kembali sampah lama guna memulihkan lahan dan mengurangi volume timbunan.
Saat ini, kapasitas TPST Klegen hanya mampu mengolah 25–30 ton sampah per hari, sedangkan volume sampah masuk mencapai 60–70 ton per hari, bahkan pernah menyentuh 90 ton per hari pada akhir tahun.
Dengan penerapan teknologi tersebut, Immanuel optimistis permasalahan penumpukan sampah di Kabupaten Magelang dapat berkurang secara signifikan.






