Magelangnews.com – Jumat siang di Simpang Tiga Artos telah dilaksanakan orasi dari masa Geram (Gerakan Rakyat Magelang Raya) dengan tertib dan lancar.
Masa yang berdatangan dari berbagai wilayah tersebut berkumpul dengan berjalan kaki dan beberapa dengan sepeda motor.
Hingga pukul 15.30 aksi masa tersebut selesai dilaksanakan dan sepakat untuk membubarkan diri.
Namun sekitar pukul 16.15 masa susulan yang berkumpul di depan DPRD Magelang semakin banyak dan akhirnya terjadi kericuhan.
Sekitar pukul 17. 30 masa berhasil dipukul mundur oleh tugas kepolisian dengan terpaksa menggunakan tembakan gas air mata.
Selain itu tercatat 113 orang ditangkap diduga provokasi dan melakukan tindakan anarkis saat setelah demo tersebut dilakukan.
Saat awak media menanyakan kepada petugas kesehataan yang tengah mengecek rapid membenarkan.
“Masa yang diamankan, saat ini di cek kesehatannya termasuk rapid test, semoga non reaktif semua”






