Desainer Lituhayu Kalahari Usung Ikon Borobudur di Taffest 2025 

Ajang bergengsi Tangerang Fashion Festival 2025 yang dihelat di Teraskota BSD, Kota Tangerang Selatan, Banten (23/2/25) terasa berbeda dibandingkan dengan event serupa di tahun-tahun sebelumnya.

Taffest kali ini mengambil tema “The Heritage” dimana 15 finalis yang telah berhasil lolos dari babak penyisihan harus menghadirkan rancangan karya fashion dengan ikon kultural yang kuat di Indonesia.

Salah satu finalis asal Kota Malang, Jawa Timur, Lituhayu Kalahari memilih Borobudur sebagai ikon tunggal dalam rancangannya. Alasannya Borobudur merepresentasikan khasanah keberagaman budaya yang kaya di Indonesia.

“Selain itu karena memang Borobudur ini kan sudah sangat populer di dunia, jadi identitas utamanya cukup mudah dimanifestasikan dalam karya seni apapun termasuk fashion,” tegas mahasiswi Jurusan Fakultas Industri Kreatif Telkom University ini.

Foto : Lituhayu Kalahari bersama model dan hasil rancangannya dalam Tangerang Fashion Festival 2025

Rancangan Lituhayu Kalahari kali ini sengaja tidak memunculkan faktor keunikan, tetapi lebih mencerminkan upaya imajinanif mengambarkan suasana berbusana pada masa itu.

“Ini memang tidak mudah, kalau sudah masuk industri semua unsur harus masuk, karena ada selera pasar di dalamnya. Desain saya kali ini hanya mau menyampaikan pesan penting, jangan asal unik untuk mendapat atensi, tapi dominankan juga unsur kesejarahannya,” tambah Litu.

Menurutnya, proses kreatif apapun medianya harus ada pesan yang kuat dan positif untuk memahamkan masyarakat. “Iya pesannya harus sampe juga, karena bentuk edukasinya kan di situ. Jangan asal wah dan glam aja, tapi ga ada message,” tegasnya.

Pos terkait