Fakta atau Mitos: Minum Kopi dan Susu Bisa Menentukan Jenis Kelamin Anak?

  • Whatsapp

Keinginan untuk memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu sering kali mendorong pasangan untuk mencoba berbagai metode, termasuk mengonsumsi minuman tertentu sebelum berhubungan intim.

Salah satu teori yang populer adalah bahwa pria yang minum kopi sebelum berhubungan intim dapat meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki, sementara konsumsi susu oleh wanita dikaitkan dengan kemungkinan memiliki anak perempuan. Namun, seberapa validkah klaim ini menurut ilmu pengetahuan?

Bacaan Lainnya

Minum Kopi dan Peluang Memiliki Anak Laki-Laki

Teori ini berakar dari metode Shettles, yang dikembangkan oleh Dr. Landrum B. Shettles pada tahun 1960-an. Menurut metode ini, sperma pembawa kromosom Y (yang menentukan jenis kelamin laki-laki) lebih cepat namun lebih lemah dibandingkan sperma pembawa kromosom X (yang menentukan jenis kelamin perempuan). Kafein dalam kopi diduga dapat meningkatkan aktivitas sperma Y, sehingga meningkatkan peluang pembuahan oleh sperma tersebut.

Meskipun teori ini menarik, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat yang mendukung klaim bahwa konsumsi kopi oleh pria sebelum berhubungan intim secara signifikan meningkatkan peluang memiliki anak laki-laki. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kafein dapat memengaruhi motilitas sperma, namun efeknya terhadap penentuan jenis kelamin janin masih belum jelas.

Pos terkait