Solo, 1 Juli 2025 – Sebuah video yang diunggah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta menghebohkan media sosial pada Selasa siang. Video tersebut memperlihatkan dugaan peristiwa percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh seorang perempuan di Jembatan Jurug, Solo.
Dalam rekaman tersebut, tampak suasana mencekam saat petugas PMI dan warga sekitar berkumpul di lokasi kejadian. Salah satu saksi mata, seorang pengemudi ojek online, mengaku sempat melihat perempuan itu berdiri di pinggir jembatan sebelum akhirnya menghilang dari pandangan.
Motor yang diduga milik korban, sebuah Honda Beat berwarna merah dengan pelat nomor AA asal Temanggung, ditemukan terparkir di tepi jalan jembatan tanpa pemilik. Peristiwa ini pun menyedot perhatian publik dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Dilansir dari akun Instagram @kejadiantemanggung korban diketahui adalah Devita Sari Anugraheni, K3 UNS masuk 2021 Semester 8. Usia ± 22 th Bangsri, Tembarak, Temanggung, merupakan seorang mahasiswa semester 8 dari sebuah perguruan tinggi di Solo. Yang lebih mengiris hati, ditemukan sebuah buku catatan berisi tulisan tangan yang diduga merupakan surat pamitan dari korban.
Dalam surat itu tertulis:
“Aku pergi ya… Jangan salahkan keluargaku atau tempat institusi aku kuliah. Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri. Terkadang aku bukan diriku. Aku capek, maaf…”
Pesan singkat namun menyayat itu memunculkan spekulasi bahwa korban mengalami tekanan batin yang mendalam, kemungkinan berkaitan dengan masalah kesehatan mental.







