Duka di Garis Depan Karhutla Kalteng, Dua Relawan Gugur dalam Rentang Tiga Hari

KALIMANTAN TENGAH — Duka mendalam menyelimuti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dalam rentang hanya tiga hari, dua relawan yang berada di garis depan pemadaman dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami gangguan kesehatan dan menjalani perawatan.

Korban pertama adalah Akhmad Rizani, Ketua Tim Serbu Api Kecamatan (TSAK) Jekan Raya, Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

Rizani diketahui sempat mengalami sesak napas dan kondisi drop saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran lahan di kawasan Jalan Rungan. Setelah itu, ia menjalani perawatan di rumah sakit selama enam hari.

Namun, kondisi tersebut berujung duka. Rizani meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026).

Belum genap sepekan, kabar duka kembali datang dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Ahmadin alias Itam Madin, relawan Damkar Huma Singgah Itah, juga dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (30/8/2026).

Sebelumnya, Ahmadin sempat menjalani perawatan setelah mengalami sesak napas usai terlibat dalam penanganan karhutla. Kondisinya kemudian memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Kepergian dua relawan tersebut menjadi duka bagi para pejuang penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Mereka berada di lapangan ketika kebakaran terjadi, menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu memadamkan api dan melindungi lingkungan serta masyarakat.

Meski demikian, belum ada keterangan yang menyatakan secara pasti bahwa paparan asap atau aktivitas pemadaman menjadi penyebab langsung kematian keduanya. Informasi yang disampaikan menyebutkan kedua relawan mengalami gangguan kesehatan sebelum menjalani perawatan.

Pengorbanan Akhmad Rizani dan Ahmadin menjadi pengingat bahwa perjuangan di garis depan karhutla bukan pekerjaan tanpa risiko. Di tengah kepungan panas, asap dan api, para relawan mempertaruhkan tenaga bahkan keselamatan demi membantu memadamkan kebakaran.

Dua nama telah pergi. Namun dedikasi mereka dalam misi kemanusiaan di tengah karhutla akan selalu dikenang.

Pos terkait