PENINGKATAN PEREKONOMIAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI STRATEGI BRANDING DAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM DESA REJOSARI KECAMATAN BANDONGAN

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Kegiatan PPMT (Program Pengabdian Masyarakat Terpadu) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengadakan pelatihan dan pendampingan oleh mahasiswa pada akhir-akhir ini. Pelatihan diikuti oleh warga Dusun Karanglo Desa Rejosari Kabupaten Magelang. Kegiatan PPMT yang beranggotakan 5 orang mahasiswi program studi Ekonomi dan Bisnis yaitu Azizah, Fira, Santi, Yola dan Adit.
Ditengah pandemi Covid-19 mampu menyesuaikan keadaan demi mempertahankan kestabilan ekonomi warga Dusun Karanglo Desa Rejosari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Warga yang memerlukan ide dan inovasi agar tetap bertahan dalam kondisi pandemi saat ini.

Kelompok mahasiswa mengenalkan digital marketing dengan memanfaatkan sosial media seperti facebook dan instagram sebagai media bisnis untuk UMKM. Serta inovasi produk dan branding yang mahasiswa kenalkan kepada masyarakat sangat membantu untuk pemasaran kedepanya. Dikarenakan banyak sekali produk UMKM di desa setempat yang belum mengetahui tentang branding dan berbagai inovasi produk sehingga menyebabkan berbagai produk yang mereka jual hanya menampilkan kemasan apa adanya saja.

Bacaan Lainnya

Pembuatan sosial media sangatlah mudah dan teknologi yang dibutuhkan sudah mereka miliki untuk sebagai dasar pemasaranya. Cara pembuatan sosial media pun sudah mereka berikan step dari awal hingga akhir mereka memasarkan produknya.

Branding dan Inovasi produk yang kekinian mengikuti perkembangan jamanlah yang mereka jelaskan dengan begitu warga sudah mengerti dan kedepanya bisa menjalankan apa yang sudah mahasiswa berikan wawasan dan ilmunya untuk strategi pemasaran produk agar tidak kalah saing dengan toko-toko besar diluar sana.

“Dengan adanya program PPMT yang diselenggarakan oleh mahasiswa UNIMMA ini sangat membantu para UMKM untuk memajukan tingkat pemasaran dan nilai jual produk mereka” kata bapak kadus dusun karanglo.

Pos terkait