Mahasiswa Optimalkan Kecerdasan Anak melalui Permainan berbasis Multiple Intelligence

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Banjarnegoro –

Empat  mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) didampingi oleh dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) menggelar Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) periode ke-3. Dalam pelaksanaannya SD N Banjarnegoro 1 menjadi sasaran perhatian. Yaitu mengenai Penguatan dan Pendampingan Siswa SDN Banjarnegoro I dalam Menemukan Kecerdasan, Minat dan Bakat Melalui Multiple Intellegence.

Program pendampingan tersebut dilaksanakan oleh Subur M.S.I (Dosen) dan keempat mahasiswa yaitu Rizqia Nur Wulan Suci, Nuraeni Hafida, Mustagfiroh dan Novita Ika Puspitasari.

Bacaan Lainnya

Pendampingan ini dilakukan dengan berbagai kegiatan melalui: Sosialisasi tentang Multiplle Intellegence kepada wali murid siswa kelas 3 dan Implementasi Multiple Intellegence bagi siswa yang berupa outbond, game edukatif, dan memberi motivasi belajar bagi siswa.

Permainan multiple intelligence yaitu permainan tunjuk abjad dan melengkapi kalimat sebagai bentuk kecerdasan linguistik, permainan teka-teki sebagai bentuk kecerdasan matematis logis, permainan puzzle dan tebak gambar sebagai bentuk kecerdasan spasial visual, balap karung sebagai kecerdasan kinestetik, tebak lagu sebagai kecerdasan musik, mengekpresikan diri sebagai bentuk kecerdasan interpersonal, membuat karya dari plastisin sebagai bentuk kecerdasan intrapersonal, dan menebak bumbu dapur sebagai bentuk kecerdasan naturalis.

Irwanto S.Pd., MM.Pd mengatakan “pendampingan ini sangat penting bagi anak-anak untuk mengetahui kecerdasan, minat dan bakat masing-masing anak agar dapat digunakan untuk memudahkan orangtua dalam mendukung dan menyusaikan pendidikan anak sesuai minat dan bakatnya”.

Pos terkait