SD Negeri Muntilan 3, Persiapan Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

SD Negeri Muntilan 3, Persiapan Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri

SD Negeri Muntilan 3 yang beralamat di Lingkungan Tlatar, Muntilan, Kabupaten Magelang ini memang tidak terlihat sebagai sekolah dengan gedung yang besar dan lapangan luas. Namun jika memasukinya anda dapat merasakan nuansa hangat dan ceria saat dahulu masih duduk di bangku sekolah dasar. Lapangan minimalis tetap terlihat menawan dengan ditemani beberapa pohon rindang serta tanaman yang rapi dan subur di sepanjang ruang kelas. Berkesempatan berbincang dengan kepala sekolah SD Muntilan 3, suasana asri dan lingkungan bersih adalah hasil dari program Adiwiyata yang diselenggarakan oleh pihak dinas lingkungan hidup. Program ini melibatkan seluruh warga sekolah seperti para guru, siswa, wali siswa dan lingkungan sekolah. Adiwiyata ini berasal dari bahasa Sansekerta kata “Adi” yang berarti agung atau besar dan “Wiyata” adalah tempat seseorang mendapat ilmu, norma dan etika yang diimplementasikan dalam bentuk kegiatan agar memperoleh pengetahuan. Tujuan dilaksanakannya program ini adalah untuk pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari seluruh warga sekolah dapat turut serta dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup. Harapan yang ingin diwujudkan adalah agar para warga sekolah dapat memberikan contoh perilaku yang baik dan menjadi sebuah kebiasaan positif. Menciptakan nuansa tempat menuntut ilmu agar terasa nyaman dan indah dipandang, maka terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Lingkungan bersih merupakan hal utama yang perlu diwujudkan dalam program Adiwiyata ini. Pihak SD Negeri Muntilan 3 berupaya memfasilitasi dan mengajarkan para siswa untuk bersama-sama membersihkan lingkungan dan memilah sampah organik maupun anorganik. Di sekolah ini, juga tersedia tempat pembuangan sampah sementara untuk dipilah sesuai jenisnya. Sampah organik yang sudah terpilah kemudian dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos. Terdapat dua lubang yang cukup besar untuk menampung sampah organik tersebut. Para guru juga membantu para siswa memanfaatkan limbah anorganik menjadi sebuah karya kerajinan yang bermanfaat. Area belakang ruang kelas dibuatlah kolam lele yang dimanfaatkan sebagai penampungan limbah air wudhu. Para warga sekolah dasar Muntilan 3 berupaya Untuk memanfaatkan segala macam bentuk limbah agar tidak mengotori lingkungan. Menyandang status sekolah penggerak, sekolah ini sudah layak mendapatkan akreditasi A. Selain tempat sekolah yang bersih para tenaga pendidik seperti kepala sekolah dan guru cukup ramah sehingga para siswa yang bersekolah di SD ini juga memiliki sopan santun terhadap orang yang datang, dibuktikan dengan menghampiri orang tersebut dan meminta untuk bersalaman. Hal kecil sederhana namun membuat jiwa emosional kita merasa dihargai. Banyak hal-hal sederhana dilakukan para guru dan siswa yang membuat suasana bersekolah menjadi hangat namun tidak dapat ditulis dengan detail. Seperti itulah efek positif program Adiwiyata di SD Negeri Muntilan 3 ini.

Pos terkait