Yogyakarta – Putri ke-4 Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, kembali menjadi sorotan publik setelah unggahannya viral di media sosial. Dalam unggahan di akun Twitter @GKRHayu, ia menceritakan pengalaman tak mengenakkan ketika disebut kampungan hanya karena mengucapkan terima kasih.
“Itu namanya sopan santun, Apakah kamu dibesarkan oleh serigala???” Ungkap Putri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu.
Kejadian itu sebenarnya terjadi pada tahun 2018, namun baru-baru ini kembali ramai dibicarakan. Saat itu, GKR Hayu dibantu oleh seorang satpam untuk menyeberang dari Plaza Senayan menuju Senayan City. Dengan sopan, sang putri mengucapkan terima kasih kepada satpam tersebut. Namun, tak disangka, sekelompok orang di belakangnya malah berkomentar sinis dan menyebutnya kampungan.
“Nyebrang dr plaza senayan ke senayan city, ngucapin “Makasih Pak” sama tiap satpam yang nyebrangin
Diketawain gerombolan di belakang, bisik2 ngatain kampungan
That’s called manners ma fren, were you
raised by wolves???” Tulis dalam postingan lama tersebut.
Unggahan itu sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Hingga kini, postingan tersebut telah mendapat lebih dari 9 ribu likes dan 17 ribu retweet. Banyak warganet yang justru memuji sikap rendah hati GKR Hayu.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya berterima kasih dan menghargai sesama tidak boleh hilang, sekecil apa pun tindakan seseorang.






