Demi Mencetak generasi yg Islami, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berikan pelatihan Tari Sufi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Ilahi.
Latihan perdana dilaksanakan pada (Kamis, 07 Juli 2022) di GSG desa Muneng. Setelah kemarin tanggal 28 Juni 2022 secara resmi dibuka langsung Oleh Abah Budi Harjono selaku pengasuh Ponpes Al Ishlah Semarang. Yang telah diikuti oleh puluhan anak dari berbagai dusun desa Muneng. Tak hanya anak-anak, antusias masyarakat Muneng juga sangat mendukung dengan adanya pelatihan tari Sufi tersebut.
Dengan Menunjuk 2 mahasiswa KKN yang kompeten dibidang Tari Sufi sebagai pelatih utama setiap minggunya. Tak dapat dipungkiri bahwa tak ada kendala dalam mengadakan pelatihan tersebut. Terlihat saat kemarin latihan hari pertama masih banyak kendala seperti rasa ketidakmauan anak untuk melanjutkan berlatih, dengan alasan pusing dan sebagainya. Namun, kami terutama pelatih tetap harus memberi motivasi dan semangat tanpa memaksa untuk terus berlatih.
“Karena masih pemula, merasa pusing dan sebagainya adalah hal yang biasa. Dan kejadian semacam itu bisa ditangani dengan tips dan trik yang telah dipelajari. Maka kuncinya adalah Fokus dan terus berlatih.” Ungkap salah satu pelatih Tari Sufi Kemarin.
Dengan tanpa memaksa, pelatih menerangkan bahwa “tidak perlu banyak, sedikit saja tidak masalah yang penting serius” kalimat tersebut dilontarkan kepada anak-anak yang kemarin saat latihan tiba-tiba berhenti dan turun antusias untuk melanjutkan latihan. Hal tersebut tidak begitu membuat kami kecewa karena selain mereka yang tidak mau berlanjut, masih banyak yang tetap bertahan untuk latihan-latihan selanjutnya.






