Pentingnya Etika dalam Bersosial Media

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Etika merupakan sebuah aturan ,sikap, norma ,perbuatan atau tindakan seseorang dalam bergaul dengan lingkungan sekitar yang dianggap benar.

Dalam kehidupan sehari hari etika sangat penting untuk dilaksanakan ,waktu luang kita sering digunakan untuk beraktivitas di sosial media baik untuk hiburan ,maupun mencari informasi yang dibutuhkan. Tetapi ,semakin kesini banyak sebuah penyimpangan dimana sosial media sering digunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan kurangnya edukasi dalam beretika di dunia maya. Misalnya sebuah informasi yang tidak nyata atau hoax yang beredar dalam sosial media merupakan sebuah bentuk penyimpangan yang sering terjadi ,hal ini salah satu pemicu sosial media menjadi kurang berguna.

 

Namun disamping banyaknya penyimpangan yang terjadi dalam sosial media ,masih banyak orang yang memanfaatkan sosial media dengan baik dan benar. Banyak dari mereka yang menggunakan sosial media dengan baik misalnya dengan mencari informasi tentang kesehatan ,sumber penghasilan ,sumber pembelajaran dan lainnya.

Berikut ada beberapa hal penting dalam beretika di sosial media :

  1. Hindari tentang SARA ,Aksi Kekerasan dan Unsur Pornografi

Hindarilah penyebaran yang mengandung unsur SARA ,kekerasan maupun pornografi. Sering terjadi dalam sosial media tentang aksi kekerasan dimana nantinya dapat menimbulkan sebuah konflik antar para pembaca atau yang mengetahui kejadian tersebut di internet. Sebaiknya hindari hal-hal yang menimbulkan konflik dalam sosial media.

  1. Hindari Komentar yang Bersifat Bullying

Ujaran kebencian merupakan salah satu bentuk cyberbullying dengan adanya komentar yang menghina ,menyudutkan ,atau menyakiti hati korban. Hal ini juga sebuah bentuk pelanggaran Undang-Undang ITE yang berisi ujaran kebencian ,sebaiknya dihindari agar tidak menimbulkan korban.

  1. Berkomunikasi dengan Baik

Penggunaan perkataan dengan baik dapat memberikan sebuah kenyamanan para pembaca maupun yang mengetahui informasi itu dengan baik. Dengan pemilihannya sebuah kata yang baik maka tidak akan menimbulkan sebuah konflik antar pengguna sosial media.

  1. Tidak Terlalu Mengumbar Informasi Pribadi

Dalam bersosial media sebaiknya kita tidak terlalu terbuka dengan data informasi pribadi kita karena banyaknya oknum yang tidak bertanggungjawab menyalahgunakan hal tersebut untuk kepentingan pribadinya sendiri misalnya kita sudah memiliki identitas KTP dan pamer dibuat status itu merupakan hal yang sangat berbahaya.

  1. Menghargai Karya Orang Lain

Kita sering menyebarkan informasi atau share karya orang lain dalam bentuk kata kata ,foto maupun video seharusnya kita cantumkan darimana asal sumber informasi tersebut. Hal ini merupakan sebuah bentuk apresiasi karya orang dan menghargainya.

 

 

Jadi, beretika merupakan hal yang penting kita lakukan dalam lingkungan terutama dalam sosial media ,di era sekarang ini lingkungan tidak hanya secara langsung namun juga kita berada dalam lingkungan maya atau virtual seperti Instagram ,Facebook ,Twitter ,YouTube dan platform lainnya. Gunakanlah sosial media dengan baik dan benar agar terciptanya sebuah ketenangan dan perdamaian dalam lingkungan virtual maupun secara langsung.

 

Kita, masyarakat  umum perlu lebih sadar akan aturan saat menggunakan media sosial. Sekalipun orang lain tidak mengetahui jati diri kita, semoga kita bisa mengikuti adab dan etika yang dibanggakan bangsa Indonesia. Kita tentu tidak ingin netizen Indonesia menjadi terkenal di mata dunia. Bukan karena prestasi mereka, tapi karena kata-kata kasar dan perilaku biadab yang merajalela di dunia maya. Bijaksanalah menggunakan media sosial untuk diri kita sendiri dan masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, gunakan media sosial dengan sebijak mungkin, terutama dalam hal penyebaran informasi. Biasakan untuk selalu berpikir  sebelum  bertindak.

 

 

Media sosial  memberikan kebebasan kepada pengguna, tetapi itu tidak berarti secara etis ataupun bebas. Penanggung jawab Kominfo  selalu menjunjung tinggi etika dan adab, selalu menghargai teman dan orang yang terhubung dengan akun media sosial, serta mengimbau untuk tidak menggunakan kata-kata dan unsur-unsur SARA yang tegas.

Selain itu, cara bijak menyikapi penggunaan  media sosial adalah tetap waspada dan jangan terlalu mudah percaya akan hal yang belum pasti. Untuk itu pelajari etika agar konten yang kita bagikan di media sosial bermanfaat dan tidak merugikan kita atau orang lain.

Faktanya, teknologi digital telah mengubah cara orang Indonesia berinteraksi satu sama lain.  Namun demikian, pertumbuhan teknologi digital perlu diimbangi dengan kemampuannya yang kuat untuk pendidikan digital. Fungsinya agar masyarakat dapat menggunakan media sosial secara produktif, bijak dan efektif.

Semoga bermanfaat.

Pos terkait