Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UNNES Kenalkan PHBS untuk Cegah Stunting di SD N Magersari 2

  • Whatsapp

⚠ Artikel ini adalah artikel berita warganet. Konten ini menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

Mahasiswa PKL SKM Penggerak UNNES 2022 pada 19 Oktober – 2 November 2022 melakukan kegiatan intervensi di SD N Magersari 2, Kota Magelang. Kegiatan intervensi di lokus sekolah ini merupakan salah satu dari kegiatan PKL SKM Penggerak yang dilakukan pada lokus instansi, lokus kelurahan, serta lokus sekolah.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Mahasiswa PKL SKM Penggerak di SD N Magersari 2, terdiri dari Azizah Nur Abdillah, ‘Amilaa Rodhiyana Zaen dan Legal Yuniar Sabrina mengangkat tema stunting dengan fokus utama Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan dari program tersebut meliputi topik mencuci tangan, kebersihan gigi, aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, jajanan sehat, dan pemberdayaan dokter kecil.

Bacaan Lainnya

Intervensi yang dilakukan pada kelas 1 adalah mengajak siswa untuk sadar akan pentingnya cuci tangan dengan sabun serta air mengalir dengan baik dan benar. Kegiatan mencuci tangan dilakukan melalui edukasi secara lisan dan praktik mencuci tangan pada tanggal 2 November 2022.

Selanjutnya program kedua yaitu edukasi dan praktik kebersihan gigi pada kelas 2. Edukasi dilakukan menggunakan video pembelajaran dalam penyampaiannya dan menggunakan alat peraga gigi dan sikat. Informasi yang diberikan yaitu mengenai pengertian, manfaat menyikat gigi, dampak apabila tidak melakukan sikat gigi, cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta makanan yang rentan menyebabkan masalah gigi. Praktik dilakukan pada luar ruangan dengan masing-masing anak membawa sikat dan pasta gigi. Selain itu, pada siswa yang dapat menjawab pertanyan dengan benar diberikan hadiah.

Program ketiga adalah aktivitas fisik dan praktik kebugaran jasmani pada kelas 3. Kegiatan ini berupa edukasi aktivitas fisik melalui video pembelajaran serta praktik kebugaran jasmani dengan melakukan kegiatan senam sehat yang dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2022.

Kegiatan pada kelas 4 adalah konsumsi sayur dan buah serta mengenali zat gizi makanan, dari bekal yang siswa bawa dari rumah. Intervensi ini dilakukan melalui video pembelajaran tentang konsumsi sayur dan buah yang mengandung zat gizi yang kaya akan manfaat bagi petumbuhan dan perkembangan siswa. Selanjutnya siswa menyebutkan makanan serta zat gizi yang terkandung dari bekal yang mereka bawa.

Edukasi jajanan sehat dilakukan pada kelas 5 melalui video pembelajaran mengenai tips memilih jajanan yang cerdas dan bergizi seperti memilih jajanan yang berwarna alami atau tidak mencolok; hindari jajanan yang mengandung pemanis buatan, pengawet, dan pengenyal; serta memperhatikan pembungkus jajanan dengan cara melihat KLIK (kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa).

Kegiatan terakhir yaitu pemberdayaan dokter kecil pada kelas 6. Program ini berupa pemilihan dokter kecil serta pemberian edukasi mengenai PHBS di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan yaitu mencuci tangan, konsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, berolahraga teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk di sekolah, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan tinggi badan, dan membuang sampah ke tempat sampah yang terpilah.

Keberhasilan dari semua program tersebut diukur dengan memberikan pertanyaan melalui pre-test dan post-test kepada siswa sesuai dengan materi yang dibahas. Program ini mendapatkan respon positif dari guru dan siswa. Selama kegiatan berlangsung siswa sangat antusias, berpartisipasi dengan aktif, dan memperhatikan penyampaian materi dengan baik dalam mengikuti kegiatan. Diharapkan melalui kegiatan ini siswa dapat memahami dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan stunting.

Pos terkait