Sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar hutan, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) dan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) bersinergi dalam menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas untuk ibu rumah tangga pengrajin keripik kimpul di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan ibu rumah tangga yang menekuni profesi sebagai produsen keripik kimpul. Dalam kesempatan ini juga dilakukan serah terima bantuan peralatan berupa mesin pemotong umbi kimpul otomatis yang diharapkan dapat meningkatan efisiensi dan efektivitas produksi keripik kimpul.
Malinda Aptika Rachmah, salah satu tim pengabdian kepada masyarakat dari UNSOED menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan tambahan, keterampilan praktis, dan peningkatan kualitas produk kepada ibu rumah tangga. “Keripik kimpul yang dihasilkan diharapkan dapat meningkat efisiensi dan kualitasnya dan usahanya dapat berkembang lebih baik.” Ucap Malinda. Selain itu, kegiatan peningkatan kapasitas ini juga menjadi langkah konkrit dalam meningkatkan daya saing dan kemandirian ibu rumah tangga pengrajin keripik kimpul di Desa Kemutug Lor.
Ibu rumah tangga yang aktif sebagai pengrajin keripik kimpul di Desa Kemutug Lor didorong untuk berpartisipasi penuh dalam pelatihan ini. Mereka akan terlibat dalam berbagai sesi pembelajaran, diskusi, dan praktik langsung untuk meningkatkan keahlian mereka dalam memproduksi keripik kimpul. Sekretaris Desa Kemutug Lor yang hadir mengapresiai kegiatan ini, “Kegiatan peningkatan kapasitas dan bantuan peralatan yang diberikan diharapkan dapat membawa dampak positif tidak hanya pada usaha mereka, tetapi juga pada kesejahteraan keluarga.”, ujar Bapak Sahirin.
Inisiatif kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menciptakan dampak jangka panjang dalam peningkatan kapasitas dan daya saing pengrajin keripik kimpul. Produk keripik kimpul yang dihasilkan diarahkan menjadi oleh-oleh khas Baturraden yang masyhur sebagai kawasan wisata di Banyumas.







