Magelangnews.com – Pandemi Covid-19 telah berlangsung di Indonesia sejak Maret 2020. Sudah lebih dari 100 hari sejak kampanye #DirumahAja digencarkan oleh pemerintah Indonesia untuk mencegah masyarakat terinfeksi virus Corona.
Kini masyarakat Indonesia telah memasuki fase New Normal atau kehidupan normal yang baru. Mengapa Indonesia memasuki fase New Normal? Dan apakah semua masyarakat Indonesia bisa menjalankan fase New Normal ini?
Hal inilah yang menjadi latar belakang seorang Achmad Faisol, mahasiswa asal Kota Magelang yang berkuliah di UNS Program Studi Kedoktean untuk membuat program KKN-nya dengan tema Edukasi COVID-19 di masa New Normal.
Melalui aplikasi Whatsapp dia membuat dan menyebarkan berbagai poster terkait cara menjaga kesehatan di masa New Normal ini. Grup Whatsapp RT 4 RW 5 Kramat Selatan ini selalu mendapat poster baru mengenai edukasi Covid-19 setiap 3 hari sekali selama 1 bulan.
Hasil akhirnya tentunya pengetahuan masyarakat terutama masyarakat RT 4 RW 5 Kramat Selatan mengenai COVID-19 dan cara menjaga kesehatan di era New Normal ini menjadi meningkat dan dapat dipraktekkan sehari-hari.
Selain melalui Whatsapp, untuk semakin menyebarluaskan edukasi mengenai COVID-19, Achmad Faisol juga menyebarkan poster tersebut dalam laman Instagram pribadi miliknya sehingga dapat diakses oleh semua orang. Selain itu, masjid serta tempat ibadah lainnya tak luput untuk dimanfaatkan sebagai tempat edukasi pada warga.
Pemasangan poster dan kotak tanya jawab tentang COVID-19 menjadi bukti antusiasme warga terhadap program edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut.
Tidak hanya program berbasis edukasi tersebut, demi mendukung terlaksananya kebiasaan baru masyarakat di era New Normal ini mahasiswa tersebut juga membagikan bingkisan yang berisi sabun cair cuci tangan, masker, dan poster edukasi.
Saat ini, hasil dari edukasi dan disiplin warga masyarakat Magelang pada umumnya membuat Kota Magelang menjadi Zona Hijau yang artinya angka COVID-19 sangat rendah. Semoga kedisiplinan ini terus dapat dijaga sehingga tidak ada lagi kasus COVID -19 yang mengenai warga.







