Warga Canguk Demo Tuntut Ganti Rugi dan Sertifikat yang Tak Kunjung Turun

  • Whatsapp

Magelang News – Aksi damai digelar warga Kampung Canguk, Kota Magelang, pada Minggu pagi (15/6/2025), di sekitar area Flyover Canguk. Dalam orasi dan aksinya warga menyuarakan kekecewaan mereka atas ketidakjelasan penyelesaian sejumlah permasalahan yang timbul akibat proyek pembangunan jalan di wilayah mereka.

Dengan membawa poster dan membentangkan spanduk bertuliskan “Satker PUPR Omongannya Manis, Nyatane Ngapusi! Kami Ingin Jalan, Jangan Biarkan Tanah Kami Terisolasi”, warga menyampaikan bahwa mereka bukan menolak pembangunan. Bahkan, mereka mendukung dan telah merelakan tanah kelahiran demi kepentingan umum. Namun, setelah jalan berdiri, justru akses menuju tanah mereka sendiri kini terputus.

Bacaan Lainnya

“Kami serahkan tanah kami demi jalan umum, tapi sekarang kami bahkan tak bisa berjalan ke tanah kami sendiri,” ucap seorang warga.

Tiga Tahun Sertifikat Tak Kunjung Turun

Salah satu tuntutan utama warga adalah penyelesaian administrasi sertifikat tanah yang dijanjikan kepada warga terdampak. Hingga kini, sudah lebih dari tiga tahun, namun sebagian besar warga belum menerima sertifikat atas tanah pengganti yang seharusnya menjadi hak mereka.

Aset Kampung Hilang, Fasilitas Umum Tak Diganti

Warga juga menyoroti hilangnya aset kampung yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat, seperti jalan kampung, gapura, dan pos kamling. Ketiga fasilitas itu dibongkar tanpa kejelasan penggantian, meninggalkan kampung dalam kondisi terputus dan tanpa identitas.

Pos terkait